<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Deanlofa&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://deanlofa.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://deanlofa.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 Dec 2009 01:04:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='deanlofa.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Deanlofa&#039;s Blog</title>
		<link>http://deanlofa.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://deanlofa.wordpress.com/osd.xml" title="Deanlofa&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://deanlofa.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>INTRODUCTION</title>
		<link>http://deanlofa.wordpress.com/2009/12/22/introduction/</link>
		<comments>http://deanlofa.wordpress.com/2009/12/22/introduction/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Dec 2009 00:57:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deanlofa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[serba2]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[bab I]]></category>
		<category><![CDATA[contoh buku]]></category>
		<category><![CDATA[INTRODUCTION]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deanlofa.wordpress.com/?p=60</guid>
		<description><![CDATA[BAB I PERMAINAN BOLA BESAR A. SEPAK BOLA 1. Pengertian sepak bola. Sepak bola adalah suatu permainan yang dilakukan dengan jalan menyepak bola, yang mempunyai tujuan untuk memasukkan bola ke gawang lawan dan mempertahankan gawang tersebut agar tidak kemasukan bola. Dalam memainkan bola, setiap pemain diperbolehkan menggunakan seluruh anggota badan kecuali tangan dan lengan. Hanya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deanlofa.wordpress.com&amp;blog=10025081&amp;post=60&amp;subd=deanlofa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BAB I</strong></p>
<p><strong>PERMAINAN BOLA BESAR</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<ol>
<li><strong>A. </strong><strong>SEPAK BOLA</strong></li>
</ol>
<p><strong> </strong></p>
<ol>
<li><strong>1. </strong><strong>Pengertian sepak bola.</strong></li>
</ol>
<p>Sepak bola adalah suatu permainan yang dilakukan dengan jalan menyepak bola, yang mempunyai tujuan untuk memasukkan bola ke gawang lawan dan mempertahankan gawang tersebut agar tidak kemasukan bola. Dalam memainkan bola, setiap pemain diperbolehkan menggunakan seluruh anggota badan kecuali tangan dan lengan. Hanya penjaga gawang yang boleh menggunakan seluruh anggota badan termasuk tangan dan lengan dalam bermain sepak bola.</p>
<p>Sepak bola merupakan permainan beregu yang masing-masing regu terdiri dari 11 pemain. Biasanya permainan sepak bola dimainkan dalam dua babak dengan durasi waktu 2 X 45 menit dengan waktu istirahat 10 menit diantara dua babak tersebut, waktu istirahat ini tepatnya dilakukan pada saat babak pertama usai. Mencetak gol ke gawang lawa merupakan salah satu tujuan dan sasaran dari setiap kesebelasan, suatu kebelasan dinyatakan sebagai pemenang apabila kesebelasan tersebut dapat mencetak angka dengan memasukkan bola ke dalam gawang lawan yang jumlahnya lebih banyak dari pada lawan yang memasukkan bola ke gawang kita.</p>
<p>Bicara tentang permainan sepak bola, belum jelas dari mana dan siapa pencipta permainan olahraga tersebut. Sampai sekarang belum ada literatur yang membuktikan secara otentik. Para ahli sejarahpun sampai abad sekarang ini belum dapat menunjukkan dari mana asal mula dan siapa pencipta permainan sepak bola.</p>
<p>Dari peninggalan-peninggalan sejarah, kita mengenal beberapa sebutan sepak bola. Pada zaman Cina Kuno semasa pemerintahan dinasti Han, sepak bola dikenal dengan istilah <em>”tanchu”. </em>Di Italia<em> </em>pada zaman Romawi dikenal sebagai <em>”haspartun”</em>, di Perancis yang selanjutnya menyebar ke Normandia dan Britania (Inggris), dikenal dengan<em> ”choule”</em>. Di Yunani Kuno dikenal dengan istilah <em>”epishyros”</em> dan di Jepang dikenal dengan istilah <em>”kemari”</em>.</p>
<p>Pada tanggal 26 Oktober 1863 didirikan sebuah badan yang disebut ” English Football Assosiation”. Kemudian tanggal 8 Desember 1863 lahirlah peraturan permainan sepak bola modern yang disusun oleh badan tersebut yang dalam perkembangannya mengalami perubahan.</p>
<p>Atas inisiatif Guerin (Perancis) pada tanggal 21 mei 1904 berdirilah federasi sepak bola internasional dengan nama ”Federation International de Football Assosiation” (FIFA). Atas inisiatif Julies Rimet pada tahun 1930 diselenggarakan kejuaraan dunia sepak bola pertama di Montevideo, Uruguay. Karena jasanya, maka mulai tahun 1946 piala dunia tersebut dinamakan ”JULES RIMET CUP”. kejuaraan tersebut diadakan 4 tahun sekali dan mulai tahun 1970 piala tersebut menjadi milik Brazil, sebab negara ini telah berhasil memenangkan piala tersebut sebanyak tiga kali.</p>
<p>Di Indonesia sendiri, pada tanggal 19 April 1930 dibentuk Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di Yogyakarta dengan dukungan seluruh bond-bond. Pengurus PSSI pertama kali diketuai oleh Ir. Soeratin Sosrosoegondo. Untuk menghargai jasa-jasa Ir. Soeratin dalam upaya membina dan mempertahankan berdirinya PSSI, maka mulai tahun 1966 diadakan kejuaraan sepak bola tingkat taruna remaja dengan nama ”PIALA SOERATIN (SOERATIN CUP)”.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deanlofa.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deanlofa.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deanlofa.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deanlofa.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/deanlofa.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/deanlofa.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/deanlofa.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/deanlofa.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deanlofa.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deanlofa.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deanlofa.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deanlofa.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deanlofa.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deanlofa.wordpress.com/60/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deanlofa.wordpress.com&amp;blog=10025081&amp;post=60&amp;subd=deanlofa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deanlofa.wordpress.com/2009/12/22/introduction/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/55571b998aeb7fb30b6371bad544aebf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deanlofa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>karya ilmiah</title>
		<link>http://deanlofa.wordpress.com/2009/12/11/karya-ilmiah/</link>
		<comments>http://deanlofa.wordpress.com/2009/12/11/karya-ilmiah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Dec 2009 10:06:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deanlofa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[serba2]]></category>
		<category><![CDATA[daftar pustaka]]></category>
		<category><![CDATA[karya ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[ppki]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deanlofa.wordpress.com/?p=58</guid>
		<description><![CDATA[MENULIS KARYA ILMIAH Oleh: Harry Firman e-mail: titimplik@bdg.centrin.net.id 1. Karya Ilmiah Suatu karya ilmiah (scientific paper) adalah laporan tertulis dan dipublikasi yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan. Terdapat berbagai jenis karangan ilmiah, antara lain [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deanlofa.wordpress.com&amp;blog=10025081&amp;post=58&amp;subd=deanlofa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>MENULIS KARYA ILMIAH<br />
Oleh:<br />
Harry Firman<br />
e-mail: titimplik@bdg.centrin.net.id<br />
1. Karya Ilmiah<br />
Suatu karya ilmiah (scientific paper) adalah laporan tertulis dan dipublikasi<br />
yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh<br />
seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang<br />
dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan. Terdapat berbagai jenis<br />
karangan ilmiah, antara lain laporan penelitian, makalah seminar atau simposium ,<br />
artikel jurnal, yang pada dasarnya kesemuanya itu merupakan produk dari<br />
kegiatan ilmuwan. Data, simpulan, dan informasi lain yang terkandung dalam<br />
karya ilmiah tersebut dijadikan acuan (referensi) bagi ilmuwan lain dalam<br />
melaksanakan penelitian atau pengkajian selanjutnya.<br />
Di perguruan tinggi, khususnya jenjang S1, mahasiswa dilatih untuk<br />
menghasilkan karya ilmiah, seperti makalah, laporan praktikum, dan skrispsi<br />
(tugas akhir). Yang disebut terakhir umumnya merupakan laporan penelitian<br />
berskala kecil tetapi dilakukan cukup mendalam. Sementara itu makalah yang<br />
ditugaskan kepada mahasiswa lebih merupakan simpulan dan pemikiran ilmiah<br />
mahasiswa berdasarkan penelaahan terhadap karya-karya ilmiah yang ditulis<br />
pakar-pakar dalam bidang persoalan yang dipelajari. Penyusunan laporan<br />
praktikum ditugaskan kepada mahasiswa sebagai wahana untuk mengembangkan<br />
kemampuan menyusun laporan penelitian. Dalam beberapa hal ketika mahasiswa<br />
melakukan praktikum, ia sebetulnya sedang melakukan “verifikasi” terhadap<br />
proses penelitian yang telah dikerjakan ilmuwan sebelumnya. Kegiatan praktikum<br />
didesain pula untuk melatih keterampilan dasar untuk melakukan penelitian.<br />
2. Sitematika Karya Ilmiah<br />
Sistematika suatu karya ilmiah sangat perlu disesuaikan dengan sistematika<br />
yang diminta oleh media publikasi (jurnal atau majalah ilmiah), sebab bila tidak<br />
sesuai akan sulit untuk dimuat. Sedangkan suatu karya ilmiah tidak ada artinya<br />
sebelum dipublikasi. Walaupun ada keragaman permintaan penerbit tentang<br />
sistematika karya ilmiah yang akan dipublikasi, namun pada umumnya meminta<br />
penulis untuk menjawab empat pertanyaan berikut: (1) Apa yang menjadi<br />
masalah?; (2) Kerangka acuan teoretik apa yang dipakai untuk memecahkan<br />
masalah?; (3) Bagaimana cara yang telah dilakukan untuk memecahkan masalah<br />
itu?; (4) Apa yang ditemukan?; serta (5) Makna apa yang dapat diambil dari<br />
temuan itu?<br />
Paparan tentang apa yang menjadi masalah dengan latar belakangnya biasanya<br />
dikemas dalam bagian Pendahuluan. Paparan tentang kerangka acuan teoretik<br />
yang digunakan dalam memecahkan masalah umumya dikemukakan dalan bagian<br />
dengan judul Kerangka Teoritis atau Teori atau Landasan Teori , atau Telaah<br />
Kepustakaan, atau label-label lain yang semacamnya. Paparan mengenai apa yang<br />
dilakukan dikemas dalam bagian yang seringkali diberi judul Metode atau<br />
Hf/bhs.Ind/kim/2004<br />
2<br />
Metodologi atau Prosedur atau Bahan dan Metode. Jawaban terhadap pertanyaan<br />
apa yang ditemukan umumnya dikemukakan dalam bagian Temuan atau Hasil<br />
Penelitian. Sementara itu paparan tentang makna dari temuan penelitian<br />
umumnya dikemukakan dalam bagian Diskusi atau Pembahasan.<br />
Tentu saja sistematika karya ilmiah ini tidak baku, atau harga mati.<br />
Sistematika karya ilmiah sangat bergantung pada tradisi masarakat keilmuan<br />
dalam bidang terkait, jenis karya ilmiah (makalah, laporan penelitian, skripsi).<br />
Dalam suatu karya ilmiah yang mempunyai tingkat keformalan yang tinggi,<br />
seperti misalnya skripsi, sistematika penulisan lebih baku, dan beberapa paparan<br />
lainnya sering diminta dari mahasiswa, seperti seperti Kesimpulan dan<br />
Rekomendasi (Saran-Saran) pada bagian akhir, atau Kata Pengantar pada bagian<br />
awal.<br />
Banyak jurnal dan majalah meminta abstrak, yakni rangkuman informasi yang<br />
ada dalam dokumen laporan, makalah, atau skripsi, lengkapnya. Abstrak yang<br />
ditulis secara baik memungkinkan pembaca mengenali isi dokumen lengkap<br />
secara secara cepat dan akurat, untuk menentukan apakah isi dokumen sesuai<br />
dengan bidang minatnya, sehingga dokumen tersebut perlu dibaca lebih lanjut.<br />
Abstrak sebaiknya tidak lebih dari 250 kata (dalam satu atau dua paragraf),<br />
menyatakan secara singkat tujuan dan lingkup penelitian/pengkajian, metode yang<br />
digunakan, rangkuman hasil, serta kesimpulan yang ditarik.<br />
3. Laporan Praktikum<br />
Dalam tradisi pendidikan tinggi dalam bidang sains, kegiatan praktikum<br />
menjadi bagian penting dari program pendidikan. Hal ini disebabkan oleh<br />
pentingnya peranan kegiatan praktikum dalam mengembangkan kompetensi ahli<br />
sains. Praktikum menjadi wahana untuk: (1) Pemantapan pengetahuan teoretis<br />
yang telah dipelajari; (2) Pengembangan keterampilan menggunakan peralatanperalatan<br />
standar laboratorium sains; (3) Pembinaan sikap ilmiah dalam bekerja<br />
di laboratorium sains; dan (4) Pengembangan kemampuan menulis laporan<br />
kegiatan laboratorium. Kombinasi antara pemahaman yang kuat aspek-aspek<br />
teoretis, kemampuan merancang eksperimen/penyelidikan untuk memecahkan<br />
masalah dengan mengaplikasikan pengetahuan teoretik tadi, keterampilan bekerja<br />
di laboratorium, serta kemampuan menulis laporan sehingga layak dipublikasi,<br />
merupakan unsur-unsur penting dari kompetensi seorang ilmuwan.<br />
Seperti halnya karya ilmiah lainnya, laporan praktikum mesti memenuhi<br />
kriteria: (1) Nalar (logic); (2) Kejelasan (clarity); dan (3) Presisi (precision).<br />
Dalam kaitan ini kecermatan berbahasa dalam menulis laporan sangat penting<br />
peranannya, karena faktor ini dapat membuat suatu laporan memenuhi tiga kriteria<br />
tadi. Perlu diingat bahwa sebuah laporan praktikum adalah wahana penyampaian<br />
pesan dari mahasiswa sebagai komunikator kepada pembaca laporan itu (dosen<br />
dan mahasiswa lain) tentang: (1) Masalah apa yang diselidiki; (2) Pengetahuan<br />
teoretis apa yang dijadikan landasan bagi penetapan prosedur/metode<br />
penyelidikan: (3) Apa yang dilakukan untuk pengumpulan data dan informasi; (4)<br />
Data apa yang terkumpul dan temuan apa yang dihasilkan dari analisis data; (5)<br />
Pembahasan (diksusi) tentang hasil yang diperoleh, khususnya mengenai<br />
implikasi temuan ; (6) Kesimpulan apa yang dapat ditarik.<br />
Hf/bhs.Ind/kim/2004<br />
3<br />
Sesuai dengan fungsi laporan praktikum yang dikemukakan di atas, laporan<br />
praktikum umumnya terdiri atas komponen-komponen: (1) Tujuan, yang<br />
memaparkan permasalahan apa yang akan diselidiki; (2) Teori, yang memaparkan<br />
konsep dan prinsip yang melandasi penyelidikan yang dilakukan; (3) Alat dan<br />
bahan, yang merupakan paparan tentang jenis alat dan bahan yang dipakai, baik<br />
nama maupun ukuran. Apabila alat ukur elektronik tertentu dipergunakan,<br />
hendaknya disertakan merk dan nomor serinya. Bahan kimia perlu dilaporkan<br />
dengan konsentrasinya (bila larutan) dan kemurniannya (bila zat murni); (3)<br />
Prosedur percobaan, yang memaparkan tahap-demi tahap yang dilakukan; (4)<br />
Hasil Percobaan , yang mengungkapkan data yang telah ditabulasi, hasil analisis<br />
data, baik secara statistik maupun tidak, serta temuan-temuan penting percobaan<br />
sebagai hasil analisis data; (5) Pembahasan, yang mengungkapkan rasionalisasi<br />
(penjelasan yang masuk akal) terhadap berbagai temuan yang menarik, misalnya<br />
perbedaan antara prediksi teoretis dengan realita yang diamati; (6) Kesimpulan ,<br />
sebagai pernyataan singkat yang mengungkapkan hasil penyelidikan secara<br />
menyeluruh.<br />
4. Menuliskan Daftar Pustaka<br />
Karya ilmiah perlu dilengkapi dengan daftar pustaka, yang memaparkan karya<br />
ilmiah lain yang digunakan sebagai rujukan. Agar dapat ditelusuri orang lain<br />
penulisan karya ilmiah rujukan tersebut perlu memuat nama pengarang, judul<br />
karya ilmiah, tahun penerbitan, serta penerbitnya. Tata cara penulisan daftar<br />
pustaka perlu juga memberikan isyarat apakah karya ilmiah yang dirujuk itu<br />
berupa buku, jurnal, makalah seminar, laporan penelitian yang tidak dipublikasi,<br />
dokumen Web, dll. Oleh karenanya ada tata cara yang ditetapkan untuk<br />
menuliskan daftar pustaka. Namun demikian terdapat banyak versi tata cara<br />
penulisan daftar pustaka, bergantung pada tradisi yang dipegang oleh masyarakat<br />
keilmuan dalam masing-masing bidang. Tata cara penulisan daftar pustaka yang<br />
disarankan da lam “Pedoman Penulisan Karya Ilmiah” di UPI diadopsi sebagian<br />
besar dari tata cara yang ditetapkan “American Psychological Association<br />
(APA)”. Tata cara ini berbeda dengan yang ditetapkan oleh American Chemical<br />
Sosiety, yang keduanya juga berbeda dari tata cara yang ditetapkan oleh Chemical<br />
Society of Japan (CJS). Namun, untuk penulisan karya ilmiah dalam konteks<br />
pendidikan di UPI, mahasiswa diwajibkan mengikuti pedoman yang ditetapkan<br />
UPI.<br />
Tata cara apapun dapat saja dipakai asalkan pemakaiannya konsisten. Namun<br />
demikian apabila karya ilmiah kita ingin dipublikasikan dalam jurnal tertentu, kita<br />
harus menyesuaikan diri dengan tata cara penulisan daftar pustaka yang ditetapkan<br />
oleh redaksi jurnal tersebut.<br />
Acuan<br />
Akhadiah, S., Arsjad, M. G., Ridwan, S. H. (1988). Pembinaan kemampuan menulis<br />
bahasa Indonesia. Jakarta: Penerbit Erlangga.<br />
Day, R. A. (1983). How to write and publish a scientific paper. Philadelphia: ISI Press.<br />
Universitas Pendidikan Indonesia (2000). Pedoman penulisan karya ilmiah (laporan</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deanlofa.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deanlofa.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deanlofa.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deanlofa.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/deanlofa.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/deanlofa.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/deanlofa.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/deanlofa.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deanlofa.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deanlofa.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deanlofa.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deanlofa.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deanlofa.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deanlofa.wordpress.com/58/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deanlofa.wordpress.com&amp;blog=10025081&amp;post=58&amp;subd=deanlofa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deanlofa.wordpress.com/2009/12/11/karya-ilmiah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/55571b998aeb7fb30b6371bad544aebf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deanlofa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ergonomi</title>
		<link>http://deanlofa.wordpress.com/2009/12/11/ergonomi/</link>
		<comments>http://deanlofa.wordpress.com/2009/12/11/ergonomi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Dec 2009 10:00:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deanlofa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[serba2]]></category>
		<category><![CDATA[ergonomi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deanlofa.wordpress.com/2009/12/11/ergonomi/</guid>
		<description><![CDATA[Abstrak Untuk mendapatkan hasil yang maksimal berupa prestasi dan produktivitas yang setinggi &#8211; tingginya, pemanfaatan secara optimal, kalau bisa ada sinergis, prinsip &#8211; prinsip fisiologi olahraga dan ergonomi pada pembinaan atlet dan tenaga kerja merupakan satu keharusan. Ini berkaitan khususnya dengan : &#8211; penggunaan beberapa peralatan olahraga yang secara ergonomis tidak sesuai dengan anthropometri rata [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deanlofa.wordpress.com&amp;blog=10025081&amp;post=56&amp;subd=deanlofa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Abstrak</p>
<p>Untuk mendapatkan hasil yang maksimal berupa prestasi dan produktivitas yang setinggi &#8211; tingginya, pemanfaatan secara optimal, kalau bisa ada sinergis, prinsip &#8211; prinsip fisiologi olahraga dan ergonomi pada pembinaan atlet dan tenaga kerja merupakan satu keharusan. Ini berkaitan khususnya dengan : &#8211; penggunaan beberapa peralatan olahraga yang secara ergonomis tidak sesuai dengan anthropometri rata &#8211; rata manusia Indonesia, &#8211; karakteristik dan temperatur tempat lomba yang yang berbeda dengan tempat asal atlet, &#8211; perjalanan ketempat lomba yang sangat melelahkan, dan &#8211; seringnya lomba dilakukan di malam hari. Sebagai langkah antisipasi, harus diterapkan berbagai prinsip ergonomi agar beban tambahan tubuh bisa dikurangi. Begitu pula untuk menghadapi kelelahan yang kumulatif, pemanfaatan prinsip fisiologi olahraga dalam bentuk dan dosis latihan yang memadai juga mutlak diperlukan. Dengan pendekatan seperti itu diharapkan prestasi atlet dan produktivitas tenaga kerja bisa optimal dan maksimal.</p>
<p>Kata kunci : ergonomi &#8211; fisiologi olahraga &#8211; prestasi &#8211; produktivitas</p>
<p>Abstract</p>
<p>To attain maximal results in form of the highest performance and productivity, optimal utilization of sport physiology principles and ergonomics, if possible in a synergical condition, in preparing of atheletes as well as workers become a must. This is related in particular to : &#8211; the use of sport tools which from ergonomical point of view are not fit to the Indonesian anthropometric average data, &#8211; the characteristic and environmental temperature of the location is significantly difference from the athletes original places, &#8211; traveling to the location is really fatigueing, &#8211; and very often the match has been done at night. As anticipative steps, some ergonomics principles must be carried out to leseen the additional loads beared by the athletes. So is also to face accumulative fatigue, the utilization of sport physiology principles in form of appropriate training doses and characteristic are also become a must. With such an approach it is strongly hoped that the atheletes performances and workers productivity could be optimally and maximally achieved.</p>
<p>Keywords : ergonomics &#8211; sport physiology &#8211; performences &#8211; productivity</p>
<p>PENDAHULUAN</p>
<p>Ergonomi ialah ilmu, teknologi dan seni untuk menserasikan alat, cara dan lingkungan kerja terhadap kemampuan, kebolehan dan batasan manusia untuk diperolehnya kondisi kerja dan lingkungan yang sehat, aman, nyaman, dan efisien demi tercapainya produktivitas kerja yang setinggi &#8211; tingginya. Dalam hal &#8211; hal tertentu, sering kali manusia yang harus menyesuaikan kemampuan, kebolehan dan batasannya terhadap alat, cara dan lingkungan kerja demi diperolehnya hasil yang optimal itu.</p>
<p>Ada beberapa faktor yang harus diperhitungkan baik yang menyangkut kemampuan manusia disatu pihak maupun tuntutan tugas yang harus dilaksanakan dilain pihak. Kemampuan manusia sangat ditentukan oleh faktor &#8211; faktor profile manusia itu sendiri, kapasitas fisiologis, kapasitas psikologis, dan kapasitas biomekaniknya. Sedangkan tuntutan tugas dipengaruhi oleh karakteristik &#8211; karakteristik dari materi pekerjaan, tugas yang harus dilakukan, organisasi dan lingkungan dimana pekerjaan itu harus dilakukan. Ratio antara tuntutan tugas dan kemampuan manusia inilah yang menentukan apakah penampilan akhirnya akan produktif, berkualitas, atau malahan sakit dan berpenyakit, lelah, celaka, ruda paksa, dsbnya. Ergonomi berusaha melalui keseimbangan antara tuntutan tugas dan kemampuan manusia bisa ditemukan alat, cara dan lingkungan kerja yang sehat, aman, nyaman dan efisien sehingga produktivitas bisa diperoleh setinggi &#8211; tingginya.</p>
<p>Fisiologi Olah Raga ialah ilmu, teknologi dan seni yang mempelajari mekanisme kerja dan fungsi organ &#8211; organ tubuh manusia sewaktu melakukan oalahraga. Jelas agar tujuanya manusia menjadi sehat, segar, produktif dan siap berprestasi. Kalau dikaitkan dengan prestasi, serupa dengan konsep ergonomi, maka tehnik melakukan gerakan olahraga prestasi ( ketrampilan ) didalam menggunakan alat olahraga, organisasi dan lingkungannya harus betul &#8211; betul dilandasi dengan adanya keserasian sehingga tidak ada energi yang terbuang atau energi tidak/belum dikerahkan/terpakai secara keseluruhan. Jadi untuk tercapainya prestasi yang optimal dan maksimal, selain atlet harus berada dalam kondisi fisik yang prima, tehnik/ketrampilan harus benar &#8211; benar dipersiapkan dan semua itu dilakukan dalam lingkungan yang benar &#8211; benar kondusif.</p>
<p>Di dalam mempersiapkan hal ini akan ada satu hambatan yang tidak bisa dihindari ialah digunakannya peralatan yang kalau dilihat dari prinsip ergonomis, &#8211; karena didesain untuk mereka yang memiliki anthropometri yang berbeda, &#8211; sering kali tidak memenuhi persyaratan.Di samping itu adanya lingkungan yang berbeda antara dari mana atlet berasal dengan lokasi dimana sesauata event olahraga dilakukan-, yang kadang-kadang bedanya cukup significant-, juga bisa menimbulkan masalah bagi atletbersangkutan .</p>
<p>Peper ini akan mengilustasikan upaya-upaya peningkatan produktivitas tenaga kerja dan prestasi atlet melalui optimalisasi prinsip-prinsip ergonomi dan fisiologi olahraga beseta sinergisme yang mungkin terjadi dengan memadukan satu sama lainnya di dalam melakukan pendekatan.</p>
<p>MASALAH DAN ANTISIPASINYA</p>
<p>Kerjasama Ergonomi dan Fisiologi Olah Raga</p>
<p>Beberapa ukuran dan berat olahraga seperti cakram, peluru, martil, tinggi net volley, tinggi keranjang bola, dsbnya itu, jelas tidak berada dalam lingkup rata &#8211; rata ukuran bangsa Indonesia, atau kalau dipergunakan pendekatan percentile, nilainya masih belum mencangkup sebagian besar nilai rata -rata atlet kita, sehingga banyak dari mereka tidak akan mampu ikut berpartisipasi dan berprestasi di dalam perebutan kejuaraan untuk jenis -jenis olahraga tersebut. Hanya atlet dengan ukuran &#8211; ukuran tertentu yang kira &#8211; kira sama dengan ukuran atlet barat yang akan bisa terlibat. Ini jelas kurang menguntungkan, dan mengharuskan kita justru mencari manusia Indonesia yang sesuai dengan tuntutan tersebut. Kalau di ergonomi masih mungkin digunakannya alat bantu berupa dinglik, penyangga, dan sebagainya, untuk upaya penserasian tersebut, tetapi didalam olahraga khususnya olahraga prestasi jelas hal itu tidak mungkin karena akan bertentangan dengan peraturan yang ada. Sebaiknya prinsip faal olahraga banyak bisa dimanfaatkan didalam pemecahan ergonomi seperti perlunya pelatihan olahraga dengan dosis dan jenis tertentu untuk menghilangkan kelelahan, stres dan kejenuhan. Misalnya operator komputer harus melakukan latihan olahraga ditempat setiap jamnya untuk melemaskan otot &#8211; otot bahu, leher, lengan dan untuk melancarkan peredaran darah. Dari contoh &#8211; contoh ini rupanya ada kaitan erat didalam aplikasi kedua cabang ilmu tersebut untuk tujuan mampunya manusia berprestasi dan berproduksi secara maksimal. Contoh konkrit lainya adalah para anggota pemadam kebakaran, para petugas search dan rescue </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deanlofa.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deanlofa.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deanlofa.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deanlofa.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/deanlofa.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/deanlofa.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/deanlofa.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/deanlofa.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deanlofa.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deanlofa.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deanlofa.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deanlofa.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deanlofa.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deanlofa.wordpress.com/56/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deanlofa.wordpress.com&amp;blog=10025081&amp;post=56&amp;subd=deanlofa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deanlofa.wordpress.com/2009/12/11/ergonomi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/55571b998aeb7fb30b6371bad544aebf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deanlofa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>kesabaran</title>
		<link>http://deanlofa.wordpress.com/2009/12/03/kesabaran/</link>
		<comments>http://deanlofa.wordpress.com/2009/12/03/kesabaran/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Dec 2009 13:09:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deanlofa</dc:creator>
				<category><![CDATA[serba2]]></category>
		<category><![CDATA[kesabaran]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[sabar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deanlofa.wordpress.com/?p=53</guid>
		<description><![CDATA[Sekalipun ada keuntungan untuk menjadi yang pertama, tetapi terdapat lebih banyak keuntungan dalam menjadi yang terbaik. Di dunia yang serba instan dan segera ini, layaklah kita melihat bagaimana melakukan sesuatu secara sepantasnya. Terburu-buru dan ketidak sabaran adalah bisa berakibat fatal dan rentan terhadap kesalahan.  Pelajarilah nilai kesabaran. Sekalipun rasanya seperti anda tertinggal jauh di belakang, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deanlofa.wordpress.com&amp;blog=10025081&amp;post=53&amp;subd=deanlofa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://abdillahsyafei.com/wp-content/uploads/2009/07/indahnya-kesabaran.jpg" alt="http://abdillahsyafei.com/wp-content/uploads/2009/07/indahnya-kesabaran.jpg" width="168" height="230" /></p>
<p>Sekalipun ada keuntungan untuk menjadi yang pertama, tetapi<br />
terdapat lebih banyak keuntungan dalam menjadi yang terbaik.<br />
Di dunia yang serba instan dan segera ini, layaklah kita melihat<br />
bagaimana melakukan sesuatu secara sepantasnya.</p>
<p>Terburu-buru dan ketidak sabaran adalah bisa berakibat fatal<br />
dan rentan terhadap kesalahan.  Pelajarilah nilai kesabaran.<br />
Sekalipun rasanya seperti anda tertinggal jauh di belakang,<br />
tetapi dengan usaha yang terukur dan tekun, lebih mungkin<br />
anda akan berada di depan.</p>
<p>Kesabaran bukan berarti menunda-nunda pekerjaan.  Kesabaran<br />
berarti mengambil tindakan SEKARANG, yang akan membawa hasil<br />
di masa depan.  Kesabaran berfokus pada hasil terbaik – bukan<br />
pada hasil tercepat atau termudah.  Kesabaran berarti mengerti<br />
bahwa perjalanan panjang memiliki hasil yang panjang pula.</p>
<p>Mulailah dari sekarang, dan bersabarlah.  Siapa yang mencari<br />
hasil segera – akan segera pula kehilangan hasilnya – itupun<br />
kalau mereka bisa mendapatkan hasil.</p>
<p>Memang makan waktu untuk menghasilkan yang terbaik, tetapi<br />
anda sendiri yang akan menikmati hasilnya…</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deanlofa.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deanlofa.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deanlofa.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deanlofa.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/deanlofa.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/deanlofa.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/deanlofa.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/deanlofa.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deanlofa.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deanlofa.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deanlofa.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deanlofa.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deanlofa.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deanlofa.wordpress.com/53/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deanlofa.wordpress.com&amp;blog=10025081&amp;post=53&amp;subd=deanlofa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deanlofa.wordpress.com/2009/12/03/kesabaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/55571b998aeb7fb30b6371bad544aebf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deanlofa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://abdillahsyafei.com/wp-content/uploads/2009/07/indahnya-kesabaran.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">http://abdillahsyafei.com/wp-content/uploads/2009/07/indahnya-kesabaran.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>cemburu</title>
		<link>http://deanlofa.wordpress.com/2009/12/03/cemburu/</link>
		<comments>http://deanlofa.wordpress.com/2009/12/03/cemburu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Dec 2009 13:04:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deanlofa</dc:creator>
				<category><![CDATA[serba2]]></category>
		<category><![CDATA[cemburu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deanlofa.wordpress.com/?p=51</guid>
		<description><![CDATA[Tips Kecil Mengatasi Cemburu Setiap orang pasti dapat merasakan detak-detak gemuruh dalam dadanya saat cemburu merasuk di seluruh urat nadinya. Bila itu yang terjadi saat Anda cemburu, ada tip kecil yang dapat Anda lakukan. Pertama Tarik napas dalam-dalam lalu hembuskan sekuat mungkin, lakukan ini minimal 50 kali dijamin Anda kelelahan sendiri dan lupa pada rasa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deanlofa.wordpress.com&amp;blog=10025081&amp;post=51&amp;subd=deanlofa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tips Kecil Mengatasi Cemburu<br />
Setiap orang pasti dapat merasakan detak-detak gemuruh dalam dadanya saat cemburu merasuk di seluruh urat nadinya. Bila itu yang terjadi saat Anda cemburu, ada tip kecil yang dapat Anda lakukan.</p>
<p>Pertama<br />
Tarik napas dalam-dalam lalu hembuskan sekuat mungkin, lakukan ini minimal 50 kali dijamin Anda kelelahan sendiri dan lupa pada rasa cemburu.</p>
<p>Dua<br />
Minum air putih paling sedikit tiga gelas.</p>
<p>Tiga<br />
Putar musik kuat-kuat, terutama musik-musik beraliran keras, ikutlah bernyanyi.</p>
<p>Empat<br />
Berenang, merupakan cara jitu mengatasi sesak di dada akibat cemburu.</p>
<p>Lima<br />
Simpan semua benda-benda yang bisa mengingatkan Anda padanya.</p>
<p>Enam<br />
Pergilah ke pantai, pandangi lautan bebas dan hiruplah udara segar sebanyak mungkin.</p>
<p>Tujuh<br />
Alihkan pikiran pada hal-hal lain yang lebi positif, seperti rencana masa depan yang menantang. Konsentrasikan terus bila selalu gagal, jangan pernah menyerah pada rasa cemburu.</p>
<p>Delapan<br />
Jangan sekali-kali mencari pelarian dengan mengkonsumsi makan-makanan berlebih, karena pada akhirnya justeru akan menambah masalah baru.</p>
<p>Sembilan<br />
Temui sahabat lama, galilah nostalgia masa lalu bersamanya, usahakan kenangan yang menyenangkan saja.</p>
<p>Sepuluh<br />
Menangislah sepuas hati.</p>
<p>Sebelas<br />
Berdoalah dan pasrahkan seluruh keadaan pada Yang Maha Esa, mintalah petunjuk kemana langkah yang harus ditempuh.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deanlofa.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deanlofa.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deanlofa.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deanlofa.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/deanlofa.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/deanlofa.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/deanlofa.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/deanlofa.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deanlofa.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deanlofa.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deanlofa.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deanlofa.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deanlofa.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deanlofa.wordpress.com/51/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deanlofa.wordpress.com&amp;blog=10025081&amp;post=51&amp;subd=deanlofa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deanlofa.wordpress.com/2009/12/03/cemburu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/55571b998aeb7fb30b6371bad544aebf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deanlofa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>sambal</title>
		<link>http://deanlofa.wordpress.com/2009/12/02/sambal/</link>
		<comments>http://deanlofa.wordpress.com/2009/12/02/sambal/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Dec 2009 08:10:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deanlofa</dc:creator>
				<category><![CDATA[serba2]]></category>
		<category><![CDATA[sambal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deanlofa.wordpress.com/?p=48</guid>
		<description><![CDATA[MITOS2 MAKANAN YANG DIPANTANG UNTUK IBU MENYUSUI Author: Iim Rochimah &#124; Posted at: 16:56 &#124; Filed Under: Artikel Bunda &#124; Masyarakat Indonesia sebagian besar masih ada yang percaya dengan mitos-mitos atau pantangan-pantangan dalam makanan. Terutama makanan2 untuk ibu hamil dan menyusui. Orangtua kita zaman dulu sangat kuat mengajarkan hal tersebut plus resiko-resikonya. Bila tidak dituruti [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deanlofa.wordpress.com&amp;blog=10025081&amp;post=48&amp;subd=deanlofa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3><a href="http://anaqita.blogspot.com/2009/08/mitos2-makanan-yang-dipantang-untuk-ibu.html"><img src="/DOCUME%7E1/BENING%7E1/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot.png" alt="" /><img src="/DOCUME%7E1/BENING%7E1/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-1.png" alt="" />MITOS2 MAKANAN YANG DIPANTANG UNTUK IBU MENYUSUI</a></h3>
<div>
<div>Author: Iim Rochimah | Posted at: 16:56 |              Filed Under:  <a rel="tag" href="http://anaqita.blogspot.com/search/label/Artikel%20Bunda">Artikel Bunda</a> |           <a title="Edit Entri" href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=7238630753164090693&amp;postID=7243706431432615889"> <img src="http://www.blogger.com/img/icon18_edit_allbkg.gif" alt="" width="18" height="18" /> </a></div>
</div>
<p>Masyarakat Indonesia sebagian besar masih ada yang percaya dengan mitos-mitos atau pantangan-pantangan dalam makanan. Terutama makanan2 untuk ibu hamil dan menyusui. Orangtua kita zaman dulu sangat kuat mengajarkan hal tersebut plus resiko-resikonya. Bila tidak dituruti mitos tersebut bikin kita jadi tidak enak hati padahal kita ingin sekali memakannya. Satu sisi bila kita pikir secara logika “ tidak ada hubungannya kok “ !</p>
<p>Di bawah ini saya akan menguraikan beberapa mitos yang sudah begitu tren di masyarakat kita untuk ibu menyusui. Ada sedikit ulasannya secara logika kita, bisa diterima…..????</p>
<p>MAKANAN PEDAS<br />
Sudah jadi kebiasaan sebagian penduduk Indonesia klo makan tanpa sambel tidak nikmat rasanya, betul kan !!! apalagi kaum perempuan pecinta pedaaassss…sengsara rasanya pada saat sedang hamil atau menyusui tidak boleh merasakannya. Orangtua bilang DILARANG nanti perutnya berasa panas dan air susunya pun agak2 pedas rasanya trus mencret deh bayinya. Betulkah ???</p>
<p>SEBENARNYA : makanan yang masuk kedalam perut sang ibu pasti mengalami proses dahulu, yang mengandung sari makanan yang berguna dan yang jadi sampah pasti terpisah. Ketika makanan tersebut diproses menjadiASI, zat-zat yang terkandung di dalamnya memang sudah siap pakai alias pas untuk diberikan.<br />
Jadi sebaiknya memang makanan yang di makan tidak terlalu banyak mengandung rasa tersebut karena dikhawatirkan bila rasa pedas terlalu banyak akan menyebabkan sang ibu diare yang berakibat jadi dehidrasi dan mengganggu proses menyusui pada sang anak.</p>
<p>MAKAN IKAN<br />
Banyak mengkonsumsi ikan bisa membuat rasa ASI jadi bau amis atau anyir.<br />
SEBENARNYA : kandungan zat gizi yang terkandung dalam ikan dan sari laut itu banyak mengandung asam lemak omega 3 yang bermanfaat bagi tubuh, misalkan untuk mengontrol kadar kolesterol darah, mencegah jantung koroner, penyempitan dan pengerasan pembuluh darah.</p>
<p>Pastikan ikan atau sari laut yang akan kita konsumsi masih dalam keadaan segar, sebab bila kurang segar akan memicu reaksi alergi. Bila anda penggemar ikan mentah masakan jepang sebaiknya tidak mengkonsumsi dalam jumlah banyak dikhawatirkan daging tersebut masih mengandung bakteri parasit yang akan membahayakan.</p>
<p>MINUMAN DINGIN / ES<br />
Mitos bila minum air es atau minuman dingin lainnya, bisa membuat ASI jadi dingin dan mengakibatkan bayi jadi pilek.<br />
SEBENARNYA : makanan yang masuk ke dalam tubuh apalagi ASI mengalami proses yang sempurna. ASI yang tersimpan dalam payudara sang ibu tetap hangat dengan suhu 37 derajat celcius.</p>
<p>Sebaiknya bila ingin mengkonsumsi es dalam batas yang wajar saja, dikhawatirkan bisa memicu alergi batuk dan pilek. Apalgi bila menambahkan softdrink dan sirop bisa menyebabkan ibu mengkonsumsi gula yang berlebihan.</p>
<p>BAYI SAKIT, IBU YANG MINUM OBAT<br />
Pernah mendengar hal tersebut ? pastinya ya..</p>
<p>SEBENARNYA : bayi yang masih mendapat ASI, saat sakit justru harus semakin banyak diberikan ASI bila perlu frekuensi nya ditambah. Tapi bila sang ibu yang sakit tentunya harus minum obat, itu pun harus ada rekomendasi dari dokter obat apa yang baik bagi ibu yang menyusui.</p>
<p>Akhirnya kembalikan ke diri kita masing-masing, yang namanya mitos yaaa..JUST A MITOS AZA dech…, boleh percaya boleh tidak</p>
<p>Daftar makanan/minuman dibawah ini memang sebaiknya dihindari untuk  ibu menyusui :</p>
<p>1. SOFTDRINK<br />
Kadar gula dalam minuman softdrink cukup tinggi, sehingga bisa meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh.</p>
<p>2. MINUMAN ISOTONIK<br />
Minuman ini rata-rata mengandung kalsium, natrium, kalium dan zat-zat yang dibutuhkan dalam tubuh bila sedang melakukan aktivitas berat. Tapi bila dikonsumsi tidak sedang dalam aktivitas fisik yang berat, kandungan zat-zat dalam minuman tersebut justru tidak memberikan efek positif.</p>
<p>3. ALKOHOL<br />
Sudah jelas minuman ini tidak banyak memberikan efek positif pada tubuh.</p>
<p>4. MSG<br />
Toleransi mengkonsumsi makanan yang mengandung MSG hanya 0,3 – 1 gram/hari. Masalahnya tidak mudah kita menghitung makanan yang mengandung MSG yang kita makan setiap harinya. Mengkonsumsi MSG yang berlebihan dapat memicu gangguan alergi seperti asma, gatal, infeksi kulit, gangguan irama jantung, kelainan saraf tepi dan gangguan pencernaan.</p>
<p>5. MAKANAN BERPENGAWET/WARNA<br />
Zat-zat berbahaya yang sering digunakan pada makanan antara lain zat pewarna tekstil seperti rhodamin B, methanyl yellow yang bisa mengakibatkan gangguan fungsi hati sampai kanker.<br />
Pemanis buatan bila dikonsumsi berlebihan dalam jangka panjang bisa mengakibatkan  kenker kandung kemih.<br />
Zat pengawet seperti formalin, boraks yang banyak digunakan untuk bahan pengawet tahu, mie, bakso, trus zat kloramfenikol untuk mengawetkan udang bisa menyebabkan kanker.</p>
<p>Setelah membaca ini bukan berarti jadi takut makan dan nggak makan tapi sebaiknya mengkonsumsi makanan janganlah berlebihan. MAKANLAH SEBELUM LAPAR DAN BERHENTILAH SEBELUM KENYANG !!!!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deanlofa.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deanlofa.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deanlofa.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deanlofa.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/deanlofa.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/deanlofa.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/deanlofa.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/deanlofa.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deanlofa.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deanlofa.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deanlofa.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deanlofa.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deanlofa.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deanlofa.wordpress.com/48/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deanlofa.wordpress.com&amp;blog=10025081&amp;post=48&amp;subd=deanlofa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deanlofa.wordpress.com/2009/12/02/sambal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/55571b998aeb7fb30b6371bad544aebf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deanlofa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.blogger.com/img/icon18_edit_allbkg.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://deanlofa.wordpress.com/2009/11/30/45/</link>
		<comments>http://deanlofa.wordpress.com/2009/11/30/45/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 14:15:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deanlofa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[serba2]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[makanan sehat]]></category>
		<category><![CDATA[renang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deanlofa.wordpress.com/2009/11/30/45/</guid>
		<description><![CDATA[Renang Gaya Kupu-Kupu (Butterfly Stroke) Merupakan gaya yang paling sukar dan membutuhkan waktu untuk dipelajari. 1. Gerakan kaki a. Posisi awal, kaki dan paha dengan posisi lurus. Dengkul tidak boleh ditekuk. Juga kedua telapak kaki dalam posisi agak berdekatan (agak rapat) satu sama lainnya. b. Kemudian gerakkan kedua kaki secara bersamaan sedikit ke atas permukaan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deanlofa.wordpress.com&amp;blog=10025081&amp;post=45&amp;subd=deanlofa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3><a href="http://allabout-swimming.blogspot.com/2008/01/renang-gaya-kupu.html">Renang Gaya Kupu-Kupu (Butterfly Stroke)</a></h3>
<p><a href="http://2.bp.blogspot.com/_gbCrIWC04nQ/R4BbjfwqaCI/AAAAAAAAAA0/kGGGin4zp4U/s1600-h/butterfly_anim.gif"><img src="http://2.bp.blogspot.com/_gbCrIWC04nQ/R4BbjfwqaCI/AAAAAAAAAA0/kGGGin4zp4U/s320/butterfly_anim.gif" border="0" alt="" /></a><br />
Merupakan gaya yang paling sukar dan membutuhkan waktu untuk dipelajari.</p>
<p><strong>1. Gerakan kaki</strong><br />
a. Posisi awal, kaki dan paha dengan posisi lurus. Dengkul tidak boleh ditekuk. Juga kedua telapak kaki dalam posisi agak berdekatan (agak rapat) satu sama lainnya.<br />
b. Kemudian gerakkan kedua kaki secara bersamaan sedikit ke atas permukaan air<br />
c. Kemudian jatuhkan ke dua kaki secara bersamaan ke bawah, sehingga memunculkan dorongan ke depan. Dan pinggul akan terdorong dan naik ke depan.<br />
Ulangi langkah b – c di atas</p>
<p><strong>Perhatikan:</strong><br />
Selama melakukan gerakan ini, kaki dan paha harus selalu dengan posisi lurus. Dengkul tidak boleh ditekuk.<br />
Kedua telapak kaki dalam posisi agak berdekatan (agak rapat) satu sama lainnya.<br />
Juga pinggul/pantat agak bergerak ke atas, sehingga akan memberikan gaya dorong ke depan yang lebih besar. Jadi kekuatan sebenarnya adalah di gerakan pinggul, bukan di kaki</p>
<p><strong>2. Gerakan tangan</strong><br />
a. Posisi awal, kedua tangan lurus di atas kepala (kedua telapak tangan berdekatan, tapi tidak perlu menempel satu dengan yang lainnya)<br />
b. Kemudian tarik kedua tangan ke bawah secara bersamaan. Terus tarik sampai ke belakang.<br />
c. Kemudian angkat kedua tangan secara bersamaan keluar dari permukaan air dan ayunkan kembali depan<br />
Ulangi langkah a – c di atas</p>
<p><strong>Perhatikan:</strong><br />
Ketika menjatuhkan tangan ke air, maka seolah-olah ibu jari menyentuh permukaan air lebih dulu (telapak tangan agak menghadap ke luar)</p>
<p><strong>3. Gerakan kombinasi tangan, kaki &amp; mengambil nafas</strong><br />
Gerakkan kaki seperti pada point 1 di atas. Kemudian gerakkan kedua tangan ke bawah secara bersamaan. Pada waktu gerakan tangan ke bawah inilah saat kita sedikit menaikkan kepala ke atas untuk mengambil nafas.<br />
Gerakan kaki dan tangan dilakukan bergantian.</p>
<p><strong>Tips :</strong><br />
1) Awalnya mungkin Anda hanya kuat 1/2 lebar kolam ..teruskan berlatih. Jangan khawatir karena memang gaya ini yang paling berat. Semakin sering Anda berlatih, maka Anda akan semakin bisa<br />
Bila dirasa terlalu berat, Anda bisa memulai belajar dengan melakukan 2 set gerakan kaki, baru kemudian diikuti 1 set gerakan tangan.</p>
<p>2) Setelah cukup lancar, maka mulai perbaikilah gaya ini dengan memperbaiki start awal gaya kupu. Kepala ditekuk agak ke bawah (dagu agak menempel ke dada) dan gerakkan pinggul lebih dulu, sehingga kaki terangkat dan lecutkan/tendangkan kaki dengan posisi lurus sejauh mungkin ke belakang. Gerakan kaki jangan dilakukan dilakukan secara berlebihan. Setelah itu baru gerakkan tangan.<br />
Berikutnya, gerakan kaki selalu dimulai dari pinggul. Untuk membantu gerakan pinggul agak naik ke atas, kepala bisa ditekuk ke bawah (dagu agak ditempelkan ke dada).</p>
<p>3) Posisikan tubuh selalu di permukaan air, jangan terlalu dalam.</p>
<p>4) Agar lebih cepat dan gerakan lebih stabil, lakukan 2 &#8211; 3 set gerakan kaki dan tangan baru kemudian menaikkan kepala untuk mengambil nafas.</p>
<p>5) Kesempatan kepala untuk naik ke atas permukaan air sangatlah sedikit dan sebentar (tidak seperti gaya dada), karena itu manfaatkanlah sebaik mungkin.</p>
<p>6) Ketika kepala sedang tidak ke atas permukaan air untuk bernafas, pastikan posisi dagu agak menempel ke dada. Ini akan menambah daya luncur gaya kupu menjadi lebih kuat.</p>
<p>7) Seringkali sewaktu tangan berada di dalam air, gerakan tangan membentuk seperti huruf S. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan dorongan yang lebih kuat ke depan. Tetapi ada juga pelatih yang mengajarkan gerakan tangan biasa saja, sehingga gerakan tangan bisa lebih cepat dan kuantitas gerakan tangannya lebih banyak. Ini terserah Anda!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deanlofa.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deanlofa.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deanlofa.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deanlofa.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/deanlofa.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/deanlofa.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/deanlofa.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/deanlofa.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deanlofa.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deanlofa.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deanlofa.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deanlofa.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deanlofa.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deanlofa.wordpress.com/45/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deanlofa.wordpress.com&amp;blog=10025081&amp;post=45&amp;subd=deanlofa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deanlofa.wordpress.com/2009/11/30/45/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/55571b998aeb7fb30b6371bad544aebf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deanlofa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://2.bp.blogspot.com/_gbCrIWC04nQ/R4BbjfwqaCI/AAAAAAAAAA0/kGGGin4zp4U/s320/butterfly_anim.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>resum kenisiologi</title>
		<link>http://deanlofa.wordpress.com/2009/11/28/42/</link>
		<comments>http://deanlofa.wordpress.com/2009/11/28/42/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 04:20:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deanlofa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[jurnal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deanlofa.wordpress.com/2009/11/28/42/</guid>
		<description><![CDATA[Rangkuman Tulang dan Sendi KINESIOLOGI adalah  ilmu yang mempelajari tubuh manusia saat bergerak yang bertujuan agar gerak menjadi efisien, efektif, dan terhindar dari cidera. Dalam kinesiology dikenal dengan sikap anatomi yaitu mata memandang lurus kedepan sejajar bidang frontal, berdiri tegak dengan kaki sedikit dibuka, posisi tangan berada disamping badan dengan keadaan lurus, kemudian posisi ibu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deanlofa.wordpress.com&amp;blog=10025081&amp;post=42&amp;subd=deanlofa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if !mso]&gt;--></p>
<p>Rangkuman Tulang dan Sendi</p>
<p>KINESIOLOGI adalah  ilmu yang mempelajari tubuh manusia saat bergerak yang bertujuan agar gerak menjadi efisien, efektif, dan terhindar dari cidera. Dalam kinesiology dikenal dengan sikap anatomi yaitu mata memandang lurus kedepan sejajar bidang frontal, berdiri tegak dengan kaki sedikit dibuka, posisi tangan berada disamping badan dengan keadaan lurus, kemudian posisi ibu jari berada di bagian sisi luar</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Beberapa istilah dalam kinesiologi</strong></p>
<ul>
<li>Axis : sumbu pada suatu gerakan</li>
<li>Bidang gerak : lintasan suatu gerakan</li>
<li>Bidang median : bidang yang membagi tepat tubuh kanan dan kiri</li>
<li>Bidang sagital : bidang yang membagi tubuh dari sebuah titik menjadi kanan dan kiri</li>
<li>Bidang tranversal : bidang ini membagi tubuh menjadi atas dan bawah</li>
<li>Bidang frontal : membagi tubuh menjadi depan dan belakang</li>
<li>Bidang longitudinal : berputar</li>
<li>Fleksi : adalah gerakakan menekuk atau membengkokkan</li>
<li>Ekstensi : adalah gerakan meluruskan</li>
<li>Adduksi : gerakan mendekati tubuh</li>
<li>Abduksi : gerakan menjauhi tubuh</li>
<li>Elevasi : merupakan gerakan mengangkat</li>
<li>Depresi : gerakan menurunkan</li>
<li>Inversi : gerakan memiringkan telapak kai kedalam</li>
<li>Eversi : gerakan memiringkan telapak kaki keluar</li>
<li>Supinasi : gerakan menengadahkan telapak tangan</li>
<li>Pronasi : gerakan menelungkupkan telapak tangan</li>
<li>Endorotasi : gerakan rotasi kedalam</li>
<li>Eksorotasi : gerakan rotasi keluar</li>
<li>Opposition : gerak melipat ibu jari</li>
<li>Position : gerkan normal ibu jari</li>
<li>Dorsiflektion : menekuk tangan</li>
<li>Pantarflektion : meluruskan tanagn</li>
<li>Retraksi : memendekkan otot</li>
<li>Protraksi : memanjangkan otot</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Alat gerak manusia/ system musculus skeletal</strong></p>
<p>Alat gerak manusia terdiri dari dua yaitu alat <em>gerak aktif</em> dan alat <em>gerak pasif</em>. Alat gerak aktif yaitu otot dan alat gerak pasif yaitu tulang. Mengapa tulang disebut alat gerak pasif? Karena tulang tidak dapat bergerak sendiri. Tulang hanya dapat bergerak bila ada yang menggerakan yaitu otot, meskipun demikian tulang dan otot tidak dapat dipisahkan.</p>
<p>Susunan dari tulang-tulang ini membentuk satu kesatuan yang disebut kerangka, yang memiliki fungsi sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>Penyimpanan mineral</li>
<li>Pelindung organ tubuh yang vital</li>
<li>Pemberi bentuk pada tubuh tempat pembentukan sel darah merah</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p>TULANG</p>
<p>Proses pembentukan tulang disebut proses <strong>osifikasi,</strong> sedangkan sel tulang disebut <strong>osteoblas.</strong></p>
<p>Berikut merupakan proses pembentukan tulang</p>
<p>osteoblas                  ostesite                  osteoblas</p>
<p><em> </em></p>
<p><em>keterangan </em></p>
<p>Pada awalnya tulang masih berbentuk sel tulang rawan semakin lama sel tulang rawan ini berubah menjadi keras yang disebut dengan osteosite akan tetapi tulang rawan ini tidak menghilang seluruhnya, dan semakin lama hampir seluruh tulang rawan mengeras hanya tersisa pada masing-masing ujung tulang yang menjadi berfungsi sebagi pelindung tulang. Oleh karena itu muncul pertanyaan, mengapa tulang rawan disebut sebagi pelindung sendi? Yang mana jawabannya yaitu mencegah untuk terjadinya aus pada sendi dan sebagai peredam saat terjadi benturan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>EPIPHASE DAN DIAPHASE</strong></p>
<p>ephiphase</p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="80" height="18"></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>&nbsp;</p>
<p>diaphase</p>
<p>Keterangan</p>
<p>Epiphase : ujung tulang baik proximal maupun distal</p>
<p>Diaphase : batang badan tulang</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Sendi</strong></p>
<p>Sendi adalah semua sambungan tulang yang memungkinkan tulang tersebut dapat bergerak satu sama lain atau tidak.</p>
<p><strong>Klasifikasi sendi</strong></p>
<ul>
<li>Sinatrosis : sendi yang tidak dapat bergerak sama sekali</li>
<li>Gomphosis : persendian ada gigi</li>
<li>Amfiantrosis : persendian ini mhanya dapat bergerak sedikit</li>
<li>Sindenmosis : persendian pada ulna dan radius</li>
<li>Diatrosis atau sendi synovial : gerak persendiannya lebih luas</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Komponen-komponen sendi sendi:</strong></p>
<ul>
<li>Kapsul sendi</li>
<li>Cairan synovial</li>
<li>Ligament</li>
<li>Diartrosis / rawan sendi</li>
<li>Diatrosi / membrane synovial : mencegah agar tulang rawan tidak keluar dari persendian</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Faktor stabilitas sendi</strong></p>
<ul>
<li>Serat kolagen pada kapsul sendi dan ligamentum</li>
<li>Bentuk permukaan sendi yang melindungi pergerakan</li>
<li>Adanya tulang lunak dan otot skeletal</li>
<li>Tegangan tendon yang melekat pada tulang persendian</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deanlofa.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deanlofa.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deanlofa.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deanlofa.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/deanlofa.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/deanlofa.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/deanlofa.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/deanlofa.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deanlofa.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deanlofa.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deanlofa.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deanlofa.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deanlofa.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deanlofa.wordpress.com/42/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deanlofa.wordpress.com&amp;blog=10025081&amp;post=42&amp;subd=deanlofa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deanlofa.wordpress.com/2009/11/28/42/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/55571b998aeb7fb30b6371bad544aebf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deanlofa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://deanlofa.wordpress.com/2009/11/28/41/</link>
		<comments>http://deanlofa.wordpress.com/2009/11/28/41/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 03:55:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deanlofa</dc:creator>
				<category><![CDATA[profil penulis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deanlofa.wordpress.com/2009/11/28/41/</guid>
		<description><![CDATA[Profil Penulis Perjalanan hidup seorang Dian Setiwan. Aku dilahirkan dikota kecil yang asri jauh kata polusi. Kotaku itu bernama Blitar atau yang banyak diketahui orang adalah kota dimana presiden pertama Indonesia yaitu, Bapak Soekarno atau panggilan akrap nya Bung Karno. Aku dilahirkan kedunia ini tanggal 12 juni 1989.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deanlofa.wordpress.com&amp;blog=10025081&amp;post=41&amp;subd=deanlofa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2><a href="../2009/10/27/profil-penulis/">Profil Penulis</a></h2>
<div>
<p><img title="26102009(002)" src="http://deanlofa.files.wordpress.com/2009/10/261020090021.jpg?w=71&#038;h=63&#038;h=63" alt="26102009(002)" width="71" height="63" />Perjalanan hidup seorang Dian Setiwan. Aku dilahirkan dikota kecil yang asri jauh kata polusi. Kotaku itu bernama Blitar atau yang banyak diketahui orang adalah kota dimana presiden pertama Indonesia yaitu, Bapak Soekarno atau panggilan akrap nya Bung Karno. Aku dilahirkan kedunia ini tanggal 12 juni 1989.</p>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deanlofa.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deanlofa.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deanlofa.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deanlofa.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/deanlofa.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/deanlofa.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/deanlofa.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/deanlofa.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deanlofa.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deanlofa.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deanlofa.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deanlofa.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deanlofa.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deanlofa.wordpress.com/41/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deanlofa.wordpress.com&amp;blog=10025081&amp;post=41&amp;subd=deanlofa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deanlofa.wordpress.com/2009/11/28/41/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/55571b998aeb7fb30b6371bad544aebf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deanlofa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deanlofa.files.wordpress.com/2009/10/261020090021.jpg?w=71&#38;h=63" medium="image">
			<media:title type="html">26102009(002)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>liga champions</title>
		<link>http://deanlofa.wordpress.com/2009/11/28/liga-champions/</link>
		<comments>http://deanlofa.wordpress.com/2009/11/28/liga-champions/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 03:37:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deanlofa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[serba2]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[liga champions]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deanlofa.wordpress.com/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[Fabregas: Saatnya Santai Wednesday, 25 November 2009 10:54 BeritaBola.com: London &#8211; Dua gol tanpa balas ke gawang Standard Liege mengantarkan Arsenal lolos ke fase knock-out. Usai emmastikan tempat di fase tersebut, Cesc fabregas menyebut The Gunners bisa sedikit bersantai kini.Dengan kemenangan 2-0 tersebut, Arsenal juga memastikan diri<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deanlofa.wordpress.com&amp;blog=10025081&amp;post=36&amp;subd=deanlofa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.beritabola.com/liga-champions/fabregas%3a-saatnya-santai.html">Fabregas: Saatnya Santai</a></p>
<table>
<tbody>
<tr>
<td colspan="2" valign="top">Wednesday, 25 November 2009 10:54</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2" valign="top"><strong><img src="http://www.detik.com/images/content/2009/11/25/73/FabregasAFP-cov.jpg" alt="" align="left" />BeritaBola.com: </strong>London &#8211; Dua gol tanpa balas ke gawang Standard Liege mengantarkan Arsenal lolos ke fase knock-out. Usai emmastikan tempat di fase tersebut, Cesc fabregas menyebut The Gunners bisa sedikit bersantai kini.Dengan kemenangan 2-0 tersebut, Arsenal juga memastikan diri</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deanlofa.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deanlofa.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deanlofa.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deanlofa.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/deanlofa.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/deanlofa.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/deanlofa.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/deanlofa.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deanlofa.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deanlofa.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deanlofa.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deanlofa.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deanlofa.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deanlofa.wordpress.com/36/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deanlofa.wordpress.com&amp;blog=10025081&amp;post=36&amp;subd=deanlofa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deanlofa.wordpress.com/2009/11/28/liga-champions/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/55571b998aeb7fb30b6371bad544aebf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deanlofa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.detik.com/images/content/2009/11/25/73/FabregasAFP-cov.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
