resum kenisiologi
November 28, 2009 deanlofa
Rangkuman Tulang dan Sendi
KINESIOLOGI adalah ilmu yang mempelajari tubuh manusia saat bergerak yang bertujuan agar gerak menjadi efisien, efektif, dan terhindar dari cidera. Dalam kinesiology dikenal dengan sikap anatomi yaitu mata memandang lurus kedepan sejajar bidang frontal, berdiri tegak dengan kaki sedikit dibuka, posisi tangan berada disamping badan dengan keadaan lurus, kemudian posisi ibu jari berada di bagian sisi luar
Beberapa istilah dalam kinesiologi
- Axis : sumbu pada suatu gerakan
- Bidang gerak : lintasan suatu gerakan
- Bidang median : bidang yang membagi tepat tubuh kanan dan kiri
- Bidang sagital : bidang yang membagi tubuh dari sebuah titik menjadi kanan dan kiri
- Bidang tranversal : bidang ini membagi tubuh menjadi atas dan bawah
- Bidang frontal : membagi tubuh menjadi depan dan belakang
- Bidang longitudinal : berputar
- Fleksi : adalah gerakakan menekuk atau membengkokkan
- Ekstensi : adalah gerakan meluruskan
- Adduksi : gerakan mendekati tubuh
- Abduksi : gerakan menjauhi tubuh
- Elevasi : merupakan gerakan mengangkat
- Depresi : gerakan menurunkan
- Inversi : gerakan memiringkan telapak kai kedalam
- Eversi : gerakan memiringkan telapak kaki keluar
- Supinasi : gerakan menengadahkan telapak tangan
- Pronasi : gerakan menelungkupkan telapak tangan
- Endorotasi : gerakan rotasi kedalam
- Eksorotasi : gerakan rotasi keluar
- Opposition : gerak melipat ibu jari
- Position : gerkan normal ibu jari
- Dorsiflektion : menekuk tangan
- Pantarflektion : meluruskan tanagn
- Retraksi : memendekkan otot
- Protraksi : memanjangkan otot
Alat gerak manusia/ system musculus skeletal
Alat gerak manusia terdiri dari dua yaitu alat gerak aktif dan alat gerak pasif. Alat gerak aktif yaitu otot dan alat gerak pasif yaitu tulang. Mengapa tulang disebut alat gerak pasif? Karena tulang tidak dapat bergerak sendiri. Tulang hanya dapat bergerak bila ada yang menggerakan yaitu otot, meskipun demikian tulang dan otot tidak dapat dipisahkan.
Susunan dari tulang-tulang ini membentuk satu kesatuan yang disebut kerangka, yang memiliki fungsi sebagai berikut:
- Penyimpanan mineral
- Pelindung organ tubuh yang vital
- Pemberi bentuk pada tubuh tempat pembentukan sel darah merah
TULANG
Proses pembentukan tulang disebut proses osifikasi, sedangkan sel tulang disebut osteoblas.
Berikut merupakan proses pembentukan tulang
osteoblas ostesite osteoblas
keterangan
Pada awalnya tulang masih berbentuk sel tulang rawan semakin lama sel tulang rawan ini berubah menjadi keras yang disebut dengan osteosite akan tetapi tulang rawan ini tidak menghilang seluruhnya, dan semakin lama hampir seluruh tulang rawan mengeras hanya tersisa pada masing-masing ujung tulang yang menjadi berfungsi sebagi pelindung tulang. Oleh karena itu muncul pertanyaan, mengapa tulang rawan disebut sebagi pelindung sendi? Yang mana jawabannya yaitu mencegah untuk terjadinya aus pada sendi dan sebagai peredam saat terjadi benturan.
EPIPHASE DAN DIAPHASE
ephiphase
diaphase
Keterangan
Epiphase : ujung tulang baik proximal maupun distal
Diaphase : batang badan tulang
Sendi
Sendi adalah semua sambungan tulang yang memungkinkan tulang tersebut dapat bergerak satu sama lain atau tidak.
Klasifikasi sendi
- Sinatrosis : sendi yang tidak dapat bergerak sama sekali
- Gomphosis : persendian ada gigi
- Amfiantrosis : persendian ini mhanya dapat bergerak sedikit
- Sindenmosis : persendian pada ulna dan radius
- Diatrosis atau sendi synovial : gerak persendiannya lebih luas
Komponen-komponen sendi sendi:
- Kapsul sendi
- Cairan synovial
- Ligament
- Diartrosis / rawan sendi
- Diatrosi / membrane synovial : mencegah agar tulang rawan tidak keluar dari persendian
Faktor stabilitas sendi
- Serat kolagen pada kapsul sendi dan ligamentum
- Bentuk permukaan sendi yang melindungi pergerakan
- Adanya tulang lunak dan otot skeletal
- Tegangan tendon yang melekat pada tulang persendian
Entry Filed under: Kuliah dan yang sudah ditandai: jurnal